Rabu, 02 Desember 2020

SERUAN “HAYYA ALAL JIHAD PADA ADZAN BERTENTANGAN DENGAN SYARIAT ISLAM”



Bandung, POLDA JABAR – Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat Rahmat Syafei menyatakan bahwa dengan beredarnya video tentang adzan yang dicampur adukan dengan yang lain, dapat meresahkan masyarakat (02/12).


“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang serta meminta penjelasan kepada para kyai, para ulama di sekitarnya mengenai viralnya Adzan ‘Hayya Alal Jihad’ yang bukan pada tempatnya dan bertentangan dengan Syariah Islamiyah”. Tutur Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat Rahmat Syafe’i.


“Sungguhpun mempunyai maksud lain, tetap itu termasuk pada pelecehan terhadap Agama dan itu perlu diusut tuntas pelakunya, karena ini membuat keresahan di masyarakat, khususnya Jawa Barat.” lanjut Ketua Umum MUI Jabar.


Rahmat Syafei menghimbau, meminta dan memohon kepada semua pihak, khususnya kepada Polda Jabar dan jajaran, untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan pelakunya ditangkap serta diproses sesuai peraturan hukum yang berlaku.


Semoga Bapak Kapolda Jawa Barat dapat menjalankan keinginan kami agar masyarakat tetap kondusif” tutup Ketua Umum MUI Jabar. (KIJANO).


Sumber : Humas Polres Bogor -

Disalin  : KIJANO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Gawat, Pedagang Daging Juga Ancam Mogok Dagang 5 Hari

Ilustrasi pedagang daging JAKARTA – KIJANO BOGOR , Tak hanya pengrajin dan pedagang tahu tempe yang mogok beroperasi gara-gara harga kedelai...